Group's posts with tag: perenungan
Kejadian Kerusuhan Monas 1 juni 2008, membuat saya tercengang masing – masing kubu merasa benar dengan argumentasi masing – masing. Seolah – olah semua teraniaya dan juga melakukan pembenaran dalam melakukan tindakan – tindakan yang saya anggap tidak baik. Bisa dilihat benturan antara kaum islam fundamentalis dan kaum islam sekuler begitu kental terasa. Kaum islam yang membawa nilai – nilai islam baku menolak keras modernisasi nilai – nilai islam yang dibawa oleh kaum islam sekuler. Yang menarik adalah banyaknya masyarakat yang hanya ikut – ikutan dalam kejadian ini tanpa tahu, apa maksud dan rencana yang terselubung. Saya bukan orang yang dapat menilai dan membela salah satu pihak dalam kejadian ini. Ketika saya meihak Aliansi Kebangsaan dan Kebebasa Beragama saya menggangap saya telah terbawa nilai – nilai sekuler dan apabila saya memihak Front Pembela Islam, saya kurang setuju dengan aksi – aksi anarkis. Kita akui kaum fundamentalis sangat menentang nilai – nilai demokrasi yag dibawa oleh budaya barat sedangkan kaum sekuler lebih condong kepada pemikiran barat. Saya bukanlah orang yang sangat faham dalam beragama, saya juga bukan orang yang bisa menjustifikasikan orang itu benar dan salah. Hanya ALLAH SWT yang tahu maksud masing – masing. Saya takutkan ketika saya membela salah satu kubu. Dan dibelakang kubu tersebut tidak murni dalam perjuangan maka sayapun merasa salah. Kalau kita ingat awal da’wah Rasullullah tidak dengan menggunakan senjata tetapi dengan sikap dan tindakan yang patut dicontoh. Tidak dengan mengatakan golongan tertentu kafir atau munafik. Saya juga bukanlah orang yang tidak punya pendirian dalam menentukan sikap. Saya hanya ingin menjalankan islam semampu yang saya bisa. Bukankah setiap muslim diberikan beban yang berbeda – beda dalam mengamalkan agamanya. Saya tidak mau bertengkar dalam konteks benar atau salah. Marilah kita merenung apakah memang islam harus disebarkan dengan perang dan darah. Tidak adakah jalan yang lebih damai dan santun dalam memberikan da’wah. Jangan hanya merasa kita terzalimi lalu kita melegalkan kekerasan. Rasullullah adalah pribadi yang sangat santun, hingga tanaman dan hewanpun Rasul tak berani menyakiti. Apakah tega sesama saudara islam kita saling menyakiti…
Lagu Arab, dengerin yuk? arabic.3gp (2.0 MB)
Source : HGPI/ Eurogate Indonesia - Suciati (milis SMA 42)
 Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan "Bismillah" sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ketempat tidurmu
Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.
Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama, dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu .
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya
Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,
dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH
Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepadaNYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani
Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.
Ayolah, Hai Bodoh , kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan 'TERIMAKASIH' karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.
Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.
Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.
Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.
Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong,berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.
Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.
Begitulah anak-anak .
Baiklah, aku persilahkan kau bergerak sekarang.
Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.
Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembuny i, dan bertaubat atas dosa-dosamu.
Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.
Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.
Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu.
Hanya saja kau harus menjadi orng tolol yang lebih baik dimata ALLAH.
Catatan : Jika kau benar2 menyayangiku , kau tak akan membagi surat ini dengan siapapun.
Groetjes, Endah
Sumber : Milis SMAN 42 Bisa menjadi bahan perenungan. 
|
|